
SIDOARJO – Suasana di serambi MIN 2 Sidoarjo mendadak riuh rendah, namun penuh semangat pada pagi tadi. Ratusan siswa yang mengenakan seragam olahraga berwarna merah muda tampak antusias mengikuti sesi edukasi lingkungan yang dibawakan oleh tim relawan Sungai Watch Sidoarjo.
Menanamkan Kepedulian Lewat Aksi Nyata Perwakilan Tim Sungai Watch Sidoarjo mengungkapkan bahwa edukasi ke sekolah-sekolah merupakan langkah krusial untuk memutus rantai polusi sampah di sungai-sungai wilayah Sidoarjo.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu kalau buang sampah ke sungai itu buruk, tapi mereka merasa memiliki sungai itu. Jika sejak dini mereka sudah ‘jatuh cinta’ pada lingkungan, mereka akan menjadi penjaga sungai yang paling gigih di masa depan,” ungkap Dewi salah satu penggerak Sungai Watch.
Bapak Mashurin selaku Kepala MIN 2 Sidoarjo menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas seperti Sungai Watch memberikan perspektif baru bagi para siswa yang selama ini hanya mendapatkan teori di dalam kelas.
Langkah Kecil untuk Perubahan Besar Sidoarjo, yang dikenal dengan julukan Kota Delta, memang memiliki ketergantungan tinggi pada aliran sungai. Masalah sampah plastik yang kerap menyumbat aliran sungai menjadi tantangan besar bagi warga. Kehadiran Sungai Watch di sekolah-sekolah dasar diharapkan mampu menciptakan efek domino, di mana siswa dapat membawa pulang ilmu yang didapat dan menerapkannya di lingkungan keluarga.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan sekitar. Senyum lebar dan tepuk tangan meriah dari para siswa menjadi penutup manis agenda edukasi hari itu—sebuah langkah kecil menuju Sidoarjo yang lebih bersih dan hijau.
