SIDOARJO – Matahari tepat berada di puncaknya, namun suasana di MIN 2 Sidoarjo justru terasa sejuk dan menenangkan. Selasa (24/02/2026), tepat pukul 12.00 WIB, madrasah ini menggelar agenda besar bertajuk Khotmil Qur’an Massal, sebuah tradisi spiritual yang menjadi ruh kegiatan di bulan suci Ramadhan tahun ini.

Bukan sekadar rutinitas tahunan, Khotmil Qur’an kali ini menjadi simbol dedikasi seluruh keluarga besar MIN 2 Sidoarjo dalam memuliakan bulan turunnya Al-Qur’an. Sejak tengah hari hingga selesai, lantunan ayat-ayat suci mengalun syahdu, memecah keriuhan duniawi dan menggantinya dengan atmosfer ketaatan yang kental.

Pemilihan waktu pelaksanaan pukul 12.00 WIB bukanlah tanpa alasan. Di saat stamina fisik biasanya mulai menurun karena berpuasa, komunitas MIN 2 Sidoarjo justru memilih untuk “mengisi baterai” jiwa dengan tadarus bersama.

“Kami ingin menunjukkan bahwa di waktu paling lelah sekalipun, Al-Qur’an adalah sumber energi utama. Khotmil Qur’an ini adalah bentuk syukur dan upaya kami mengetuk pintu langit demi keberkahan madrasah,” ujar Bapak Mashurin selaku Kepala MIN 2 Sidoarjo.

Kegiatan yang diikuti oleh para pendidik, tenaga kependidikan, serta melibatkan perwakilan siswa ini berlangsung dengan khidmat. Setiap partisipan berbagi peran dalam menyelesaikan 30 Juz Al-Qur’an, menciptakan harmoni bacaan yang memenuhi setiap sudut ruang madrasah.

Pelaksanaan Khotmil Qur’an ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai seremoni. MIN 2 Sidoarjo bertekad menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi dalam mendidik karakter siswa. Dengan guru yang religius dan lingkungan yang Qur’ani, madrasah ini optimis melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.

Gema wahyu yang berakhir sore itu meninggalkan kesan mendalam: bahwa di MIN 2 Sidoarjo, Al-Qur’an adalah nafas yang menghidupkan hati setiap insan di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *