
SIDOARJO – Menjelang musim seleksi masuk jenjang pendidikan menengah, MIN 2 Sidoarjo bergerak cepat membekali para siswanya. Bertempat di ruang laboratorium komputer, madrasah ini sukses melaksanakan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 1 yang diikuti dengan antusias oleh para siswa kelas akhir.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah strategis madrasah untuk memastikan seluruh siswa siap menghadapi ketatnya persaingan masuk MTs Negeri maupun SMP unggulan. Melalui simulasi ini, siswa diajak akrab dengan format ujian berbasis digital serta pola soal penalaran yang menantang.
Kepala MIN 2 Sidoarjo yakni Mashurin, S.Kom., M.Pd. menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi instrumen penting untuk memetakan kemampuan akademik siswa sejak dini.
“Kami ingin siswa kami tidak kaget saat hari-H. TKA menuntut logika dan ketelitian tinggi, bukan sekadar hafalan. Dengan simulasi ini, mental mereka akan lebih tertata dan kami sebagai guru bisa mengevaluasi bagian mana yang perlu diperdalam lagi,” ujarnya.
Pelaksanaan gelombang pertama ini difokuskan pada dua aspek utama:
- Penguasaan Instrumen: Siswa dilatih mengoperasikan sistem ujian agar tidak ada kendala teknis yang menghambat proses berpikir.
- Manajemen Waktu: Dengan durasi yang ketat, siswa belajar memprioritaskan soal yang mudah sebelum beralih ke logika yang lebih kompleks.
Meski dilaksanakan dengan serius layaknya ujian sungguhan, suasana tetap kondusif. Para pengawas dan tim IT madrasah tampak sigap mendampingi siswa yang mengalami kendala teknis ringan selama proses login.
Hasil dari simulasi gelombang 1 ini akan segera dianalisis oleh tim kurikulum. Evaluasi tersebut nantinya menjadi acuan untuk program pengayaan dan bimbingan belajar intensif di madrasah, sebelum nantinya para siswa menghadapi simulasi gelombang berikutnya dan ujian yang sesungguhnya.
Dengan persiapan yang matang, MIN 2 Sidoarjo optimis para lulusannya mampu menembus sekolah impian dan terus membawa nama baik madrasah.
